Tiger Stripe Camouflage di Era Perang Vietnam. Saya percaya ini adalah tulisan pertama dalam bahasa Indonesia yang membahas mendalam mengenai loreng ini.
Introduction
Sebelum membahas pattern-nya, dalam dunia TS Camo ada dua metode penamaan, yang pertama dari Richard D. Johnson dalam bukunya “Tiger Patterns”, dan yang kedua adalah istilah kolektor yang dipakai dari dulu seperti Owen/Bob dari Vintage Productions.
Perbedaannya adalah Sgt. Johnson memberikan nama unik untuk setiap pattern. Misal, di periode Late-war, ada pattern yang disebut LLD atau LMD (D untuk dense, M/L untuk midweight/lightweight fabric), sedangkan dalam istilah kolektor hanya disebut sebagai “Late War”. Kiblat saya dalam menulis post ini adalah mengikuti old collector terms.
(1/7) VNMC Pattern.
Sekitar tahun 1957, TS pertama kali dibuat dari copy-an French Lizard Pattern TAP47/52 untuk VNMC (marinirnya South Vietnam). Di sekitar 1968, pattern VNMC ada perubahan pattern yang menjadi lebih “padat”, dan dijuluki sea wave pattern.


Koleksi saya pribadi, Korean-contract under DAJB03

(2/7) John Wayne Dense/Classic Pattern.
Sekitar tahun 1963, muncul pattern baru yang dikenal sebagai John Wayne Dense/Classic Pattern. Dibuat di Okinawa atau Jepang dengan alasannya keberadaan CISO (Counterinsurgency Support Office) di sana, yang ditugaskan untuk mengembangkan kebutuhan militer untuk pasukan khusus dalam Perang Vietnam. Ini adalah pattern tiger stripe yang paling terkenal dan dianggap sebagai “TS of the Nam war.” Banyak variasi seperti Fat Tigers atau CIA pattern.

(3/7) Tadpole/Silver Pattern.
Sekitar 1964, ada perubahan sedikit dari Pattern sebelumnya. Seperti ada “kecebong”, sehingga disebut Tadpole Pattern. Banyak dibuat di Vietnam ataupun di Jepang, terms kolektor (jika dibuat di Jepang) dengan nama Silver pattern dengan karateristik fade to Silvery-white.


Contoh koleksi saya pribadi, Tiger Stirpe Silver Pattern

(4/7) Purple Pattern Mid-war
Ssekitar 1968, ada pattern lain yang dikenal dengan “Advisor’s Classic” atau “Purple” pattern. Pattern ini banyak dipakai sama CIDG units, ARVN Rangers & Special Forces. Dengan komposisi warna dan pattern yang berbeda. Masih sedikit mirip, “sister” pattern ini ada yang namanya Gold Ini salah satu pattern yang paling mahal secara value.


Koleksi saya pribadi, Advisor Classic dari veteran 173rd Airborne Brigade.

Gold Tiger Stripe

(5/7) Sploth Pattern
Diperkenalkan sekitar 1969, South Vietnam ada membuat TS sendiri dengan nama “Sploth” atu sebutan lainnya “CIDG” pattern dikarenakan kebanyakan dipakai sama unit-unit CIDG. Nama lainnya “Coarse”


Koleksi pribadi Tiger Stripe Coarse/Splotch pattern, milik Frederick Alan Short, a PFC-94 (Patrol Craft Fast / Swift Boats).

(6/7) Late-War
Terakhir di 1969 ada Late war pattern. Ini variasinya lumayan banyak, tapi in general bisa dilihat di foto. Hijaunya seperti begitu.. Sepertinya paling gampang dibedain diantara semua Tiger Stripe.


(7/7) Zig-Zag Pattern
Ini sebenarnya bonus round. Sekitar 1964, CISO pernah membuat experimental pattern Zig-Zag yang nantinya tidak jadi dipakai kemudian surplus cloth-nya beredar di toko-toko tailor Okinawa. Setelah itu, GI-GI membeli di toko tersebut dengan pattern ini untuk dipakai di Vietnam. This is one of the RAREST pattern. Sebutan lainnya Pen*s pattern dikarenakan ada simbol begitu di patternnya.

So far itu aja yang saya bisa share tentang Tiger Stripe ini. Foto baju dari koleksi saya pribadi. Foto-foto diatas gua kumpulin sebelum gua fokus ke Indonesian Militaria. Oh iya, ini masih belum bahas cut/cuttingan baju (banyak jenis), asian/US sizing atau experimental pattern lainnya. Semoga membantu.
All rights reserved (c), Frownland Archive.