(Artikel ini saya tulis dalam bahasa Indonesia)
Background
Collecting militaria, didefenisikan sebagai hobby mengkoleksi objek fisik yang berhubungan dengan militer seperti seragam, penghargaan (medal), pisau/bilah, dan lain lain.
Salah satu yang paling banyak dikoleksi adalah brevet/emblem/qualification badge/lencana (yang selanjutnya saya sebut badge).
Defenisi badge secara singkat adalah kualifikasi yang akan dipersembahkan (awarded) kepada penerima ketika lulus suatu kualifikasi tertentu yang nantinya akan dipakai di baju sebagai penanda.
Contohnya:
- Kopassus Commando qualification badge

Dipersembahkan ke personil yang lulus kualifikasi komando di Kopassus (1968-Sekarang). - Raider badge

Akan dipersembahkan ke personil yang lulus kualifikasi Raider (2003-Sekarang). - Rajawali badge: akan dipersembahkan ke personil yang lulus Rajawali course yang nantinya akan tergabung ke kompi Pemburu.
Military Wings Badge

Adapun yang paling banyak dikoleksi adalah wings/parachutist badge. Yang akan dipersembahkan untuk personil yang telah lulus sekolah airborne atau Linud (Lintas Udara).
Dimana nanti tugas dari satuan adalah untuk dikirim ke medan pertempuran melalui pesawat terbang, dan terjun menggunakan parasut untuk mendarat di dalam kawasan musuh dan melakukan penyerangan.
Para prajurit dari satuan ini diistilahkan sebagai Pasukan penerjun payung atau paratrooper apabila menggunakan parasut dalam tugas.
Indonesian Wings
Di Indonesia sendiri, kualifikasi penerjun ada dari berbagai mantra dan masing-masing punya design sendiri seperti Army Airborne Wings (TNI-AD), Air Force Wings (TNI-AU), Marine Wings atau Marinir, ataupun Brimob.

Dari situ terdapat design berbeda lagi untuk membedakan basic wings, master wings (seperti 30x terjun, 60x terjun, atau lebih dari 100x terjun) dan ada juga combat wings yang akan dipersembahkan ke personil ketika bertugas dan terjun di medan perang (hence the name, combat wings).
Pak Moerdani adalah salah satu orang yang punya 3-star combat jump yang artinya pernah terjun 3x di medan perang (bukan latihan).
Fake and Fantasy
Demikian untuk sedikit background terkait wings badge, post saya kali ini bertujuan untuk menginformasikan wings-wings yang dibuat untuk kolektor yang banyak bertebaran di eBay.
(Informasi ini dapat dari pak Ken Conboy, dan sudah minta izin untuk dishare)
Sekitar tahun 1980s, salah satu penjual international airborne badge yang paling terkenal bernama Don Straubaugh (orang Amerika), memesan dan membeli badge-badge Indonesia untuk dijual kembali ke kolektor.
Don memesan di toko dekat Hotal Aryaduta, Menteng. Pak Ken sendiri melihat paperwork di tokonya sendiri, bahwa Don memesan ratusan badge.
Setelah itu, wings-wings tersebut dijual oleh Don sendiri dan juga oleh Harry Pugh (yang menulis buku The Collector’s Guide: U.S. Special Forces Group Insingia (Post-1975)) yang waktu itu juga merupakan seorang international wings major dealer.
Untungnya, waktu itu ada beberapa pesanan wings yang masuk ke kategory Fantasy seperti:
- 5-stars wings.
Background storynya adalah sekitar tahun 1964-1966, ada dua “honorary” wings yang dipersembahkan ke pak Sukarno dan pak Soeharto. Terbuat dari solid gold, dan terdapat 5 bintang di wings-nya.
Jika teman-teman ketemu Indonesian Army wings dengan 4 atau 5 bintang di collector market, sudah pastikan itu palsu dan fantasy item!! please beware - Kipam wings with (up to) 5 stars.
Brevet Kipam yang ada combat jump, itu sudah dipastikan palsu dan fantasy item.
Tapi sialnya, kita tidak tahu berapa banyak variant yang ada di luar sana..
eBay Fakes
Akhir-akhir ini saya sering melihat eBay dan banyak wings Indonesia bertebaran, setelah ditanya ke pak Ken ternyata banyak sekali palsunya.
Contoh yang saya dapat sendiri:


Ada dua wings jumpmaster brimob dengan combat jump.. Dipastikan fantasy dan faked (apakah dari 80s-nya pak Don? tidak tau) tetapi yang pasti Brimob tidak pernah melakukan combat jump, sekalipun tidak pernah.

Ada juga wings jumpmaster biasa seperti gambar di atas (tapi kurang bintang di atas parasut), bisa jadi ada variant seperti ini pada masanya.
Tetapi saya bertanya lagi ke teman-teman sebagai kolektor, apakah mau simpan wings jenis ini? balik lagi ke tema/preferensi masing-masing. Kalau dari sudut pandang saya, saya hanya akan koleksi yang asli atau awarded wings saja.. Bukan beli dari toko, dengan demikian pastinya akan saya lewatin.
Conclusion
Setelah informasi yang disampaikan di atas (terima kasih banyak pak Ken Conboy), saya saya harap untuk temen-temen yang merawat sejarah atau mengoleksi Indonesian Militaria agar dapat lebih hati-hati dalam membeli barang.
Tidak selamanya yang dapat dari luar itu asli, dibutuhkan studi lanjut dan multiple opinions dari expert untuk validasi.
Sedikit tips dari saya kalau mau yang pasti asli, bisa dapat dari keluarga atau dari purnawirawannya itu sendiri dikarenakan pasti awarded.
Terima kasih, Zhen.
Additional
4 December, fantasy KIPAM wings
All rights reserved (c), Frownland Archive.
4 responses to “Fake and Fantasy Indonesian Wings [ID]”
Good information
LikeLike
Many thanks, Sir. Sorry, I wrote in Bahasa. But the point is in the 80s, Don Straubaugh bought a lot of wings to sell to the international community (which is perfectly fine, don’t get me wrong).
However, many fantasy pieces were sold to Mr. Don—I guess that’s the supplier’s fault.
LikeLike
LikeLike
Sedikit menambahkan penampakan 5 star yang di maksut seperti di atas itu. ada 2 model , satu sperti di atas dan satu lagi 5 Bintang nya agak lebih besar. Menurut kabar, toko di depan Aryaduta itu namanya CV Widjaya. Maaf kalo photo tsb di atas saya beri watermark agar tidak terduplikasi utk hal lain.
LikeLike