10 Desember 1975 – delapan pesawat C-130 Hercules mengangkut pasukan Brigade 17/Linud Kostrad, Kopassus, dan Kopasgat (Dalpur & Dallan) dari Pangkalan Udara Penfui Kupang untuk melakukan serbuan vertical dari udara untuk merebut lapangan terbang di Vila Salazar, sebutan lain dari kota Baucau – Timor Timur.

Foto ini dari album foto Pak R. Asep Syaifudin (Paling kanan, terakhir pangkat Serka Pasukan, Kopasgat). Beliau ikut ke penerjunan 10 Desember dan fotonya bisa dibilang sangat-sangat langka. Coretan spidol merah dari sananya, Caption “Di Seng Merah 10 Des 1975”. Seng Merah seperti call-sign untuk lapangan udara tersebut.

Penerjunan sortie pertama dimulai pukul 07.20 waktu setempat yang sangat mengagetkan Antonio Reisda Silva Nunes, Komandan asrama Baucau. Ia tidak sempat melakukan konsolidasi dengn pasukannya, sehingga segera meninggalkan kota Baucau. Setelah mendarat, pasukan Brigade 17/Linud Kostrad segera bergerak menuju Manatuto dan Ossudan.
Lapangan Terbang Baucau kemudian telah dapat difungsikan sebagai Pangkalan Udara Depan Operasi dengan menggunakan peralatan Dallan Portable yang dibawa saat terjun. Dua hari berturut-turut setelah itu, satu sortie Hercules dan dua sortie C-47 Dakota mendarat, membawa pasukan tambahan dan bekal untuk mendukung operasi pertempuran yang sedang berlangsung.

Operasi ini sukses menerapkan doktrin “Airhead Operation” atau Operasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara (OP3UD) yaitu merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan.
Credit: pak Anto Nugroho, restorasi oleh saya.
All rights reserved (c), Frownland Archive.