Halo semua! kali ini saya mau berbagi konsep Photomatching. Photomatching itu sangat spesifik: tujuannya nge-match baju/seragam yang persis dipakai di foto periode tertentu. Ini paling sering dipakai di dunia sports memorabilia, dan efek terhadap ‘value’-nya besar sekali. Contoh simpelnya: match-worn jersey yang dipakai Messi di Final Piala Dunia 2022. Cara pastiin? Ya cocokin seragam maupun pattern dengan foto dengan ketika dia memakai jersey itu. Terus untuk kredibilitasnya? ya! ada perusahaan seperti Resolution Photomatching yang menyediakan jasa ini, bahkan sekaligus ngeluarin sertifikatnya kalau 100% valid. Nah, kalau benar photomatched? Nilainya bisa naik drastis.

“Terus tujuannya apa, Mas?” Look, saya sebagai kolektor selalu menekankan soal “era”. Contoh: kita dapet baju dari veteran yang pernah bertugas ke Timtim. Yang kita cari pasti baju yang literally dipakai di sana, kan? Nah, photomatching bisa jadi salah satu cara buat verifikasi keaslian tersebut. Tapi bisa aja, misalkan beliau selesai tugas dari Timtim tahun 1985, tapi tetap aktif dinas sampai 2002. Kita mendapat bajunya yang dipakai tahun 2000, apakah bisa disebut relic era Timtim? Ya jelas tidak bisa. Walaupun in fact kita sama-sama tahu beliau memang pernah bertugas di sana.

Relic coverall kali ini dari Serma (Purn) Sudjardi, dan ini bisa dibilang prime example, contoh terbaik buat nunjukin pentingnya photomatching.
- Ada foto saat beliau mengenakan coverall ini secara langsung ✅
- Caption di belakang foto untuk konfirmasi (ini kebetulan lengkap dari tanggal sampai tempatnya. Very rare) ✅
Photomatched to 21 September 1992 Malahara, Timor-Timur. Kopassus Grup 3/Sandi Yudha.
Dengan photomatching ini, kita tidak hanya bicara soal kain dan benang, tapi tentang potongan sejarah yang bisa dibuktikan, dipahami, dan dihargai. Untuk kolektor seperti saya, nilai itu tak tergantikan.


All rights reserved (c), Frownland Archive.