Jejak Paling Awal Loreng Macan Tutul di Indonesia

Sebuah puzzle yang membutuhkan lebih dari tiga tahun untuk dipecahkan.

JEJAK PALING AWAL ⚡️Loreng macan tutul di Indonesia. Sebuah puzzle yang membutuhkan lebih dari 3 tahun untuk dipecahkan. Berawal dari satu relic milik Pak Ken Conboy, berlanjut ke referensi dari koleksi Kevin Thiry, hingga akhirnya puzzle ini menemukan titik terang. Sejarah selalu berkembang. Terkadang, satu foto bisa mengubah semuanya. yon a siliwangia

Semuanya berawal dari sebuah frog skin coverall di koleksi pribadi Ken Conboy. Dari satu relic tersebut, penelitian berkembang melalui perbandingan arsip, koleksi Kevin Thiry, hingga akhirnya menemukan potongan terakhir dari puzzle ini.

Sejarah selalu berkembang. Terkadang, satu foto mampu mengubah pemahaman kita terhadap sebuah artefak.


Everything started with this coverall from Ken Conboy’s collection.

Over the next three years, the research expanded through archival cross-referencing, period photographs, and comparisons with surviving examples until its earliest documented field use could finally be identified.

With the help of Kevin Thiry, this example was identified as a Batavia-made (locally produced) frog skin coverall, attributed to a member of KST.

JEJAK PALING AWAL ⚡️Loreng macan tutul di Indonesia. Sebuah puzzle yang membutuhkan lebih dari 3 tahun untuk dipecahkan. Berawal dari satu relic milik Pak Ken Conboy, berlanjut ke referensi dari koleksi Kevin Thiry, hingga akhirnya puzzle ini menemukan titik terang. Sejarah selalu berkembang. Terkadang, satu foto bisa mengubah semuanya. yon a siliwangia

The final missing piece came in the form of a period photograph showing a Battalion A, Siliwangi soldier wearing the exact same camouflage pattern and coverall cut—providing the earliest documented evidence currently known.

JEJAK PALING AWAL ⚡️Loreng macan tutul di Indonesia. Sebuah puzzle yang membutuhkan lebih dari 3 tahun untuk dipecahkan. Berawal dari satu relic milik Pak Ken Conboy, berlanjut ke referensi dari koleksi Kevin Thiry, hingga akhirnya puzzle ini menemukan titik terang. Sejarah selalu berkembang. Terkadang, satu foto bisa mengubah semuanya. yon a siliwangia

Many thanks again to Ken Conboy and Kevin Thiry


© Arsip Militer by Frownland Archive. All rights reserved.

,

Leave a comment